BEKERJA DAN BERBAKTI UNTUK KEMAJUAN KTI

Sekolahnya Sepi?

AttachmentSize
sepi-1.jpg51.55 KB

 

 

 

Hari ini Selasa, 12 September 2017 saya bersama Gilang Permata Sari, Fasilitator Masyarakat KIATGuru Sintang, berkunjung ke SDN 06 Rentong kecamatan Ketungau Hulu, sekitar 1 jam perjalanan dari ibu kota Kecamatan. Sampai di sekolah tersebut sekitar pukul 10.00 pagi saya lihat sekolah sepi lengang, tidak nampak ada anak berseliweran di depan kelas atau halaman sekolah, nampak hanya beberapa motor guru yang terparkir di depan sekolah.

 

Saya kemudian menuju kantor, sambil berjalan saya mendengar rupanya semua anak sedang belajar di dalam kelas. Sampai di kantor saya bertemu dengan pak Yakob, Operator Sekolah, beliau sedang mengisi data Dapodik sekolah di laptopnya. Saya juga melihat pak Markus, Guru Agama Katolik, sedang membaca dan membolak-balik buku di mejanya, tidak lama kemudian beliau berpamitan masuk kelas.

 

 

Saya kemudian menemui Kepala Sekolah, ibu Saloma Bundan, menyampaikan maksud kedatangan kami ke sekolah tersebut, dan beliau nampak menyambut kami dengan hangat . Tidak berapa lama kemudian lonceng istirahat berbunyi nampak satu persatu guru mulai masuk ke ruang kantor, kami menyampaikan beberapa hal terkait perkembangan sekolah termasuk penggunaan alat peraga mengajar yang mereka dokumentasikan dalam bukti foto dan video sehingga dapat dipergunakan sebagai dasar dalam penilaian bulanan bersama Kelompok Pengguna Layanan (KPL).

 

 

Saat sedang asyik mengobrol terlihat 3 anak laki laki mengetuk pintu kantor dan menemui salah seorang guru, ternyata mereka siswa kelas 2 yang akan menunjukan tugas mereka kepada gurunya. Saya melihat pak Guru tersebut mengoreksi satu persatu buku tiga siswa tadi sambil berkata, “ini punya kamu sudah benar, yang ini punya kamu kurang hurufnya nanti di rumah dibetulkan besuk saya lihat lagi katanya.” Selesai mengoreksi pak Guru menyuruh ke tiga anak kelas 2 tersebut untuk pulang.

 

Pagi ini aku kembali dibuat terharu dengan dedikasi para guru di perbatasan ini, saya yakin jika tradisi disiplin dalam mengajar ini terus dipertahankan, maka ke depan akan banyak generasi kita dari perbatasan yang bisa mengukir prestasi yang akan membanggakan gurunya, orang tuanya dan daerahnya.

 

Salam hormat saya untuk semua guru di perbatasan

 

Penulis,

 

Makhrus Yusak,

Pelaksana Lapangan KIATGuru kab. Sintang

 

-----

KIATGuru (Kinerja dan Akuntabilitas Guru) merupakan program kerjasama antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan, dengan tujuan meningkatkan kualitas layanan pendidikan di daerah terpencil.

Related-Area: 
field_vote: 
No votes yet