BEKERJA DAN BERBAKTI UNTUK KEMAJUAN KTI

Pasar Tradisional Penyangga Ekonomi Daerah

Pasar Tradisional Penyangga Ekonomi Daerah
Posted on Mar 6 2014 - 5:06pm by Poskomalut

TERNATE-PM, Guna menumbuh-kembangkan daya saing pasar tradisional di Maluku Utara (Malut), Biro Ekonomi Setda Malut berencana melakukan pertemuan lintas Kabupaten/Kota.

Dalam pertemuan yang akan dilaksanakan pada akhir April atau awal Mei 2014 mendatang, juga disertai penandatangani MoU antarpemerintah kabupaten/Kota. “Jadi ke depan kebutuhan sehari-hari yang dikonsumsi masyarakat Malut seperti bawang, rica, tomat (Barito) bakal diberikan tanggung jawab di masing-masing kabupaten/kota,” kata Kepala Biro Ekonomi Setda Malut, Umar Ruly L pada Posko Malut belum lama ini.

Umar berharap dengan kerjasama ini, pasar tradisonal ke depan bisa jauh lebih baik. Pasar tradisonal merupakan penyangga pertumbuhan ekonomi di suatu daerah. Sehingga nantinya pasar tradisional memiliki daya saing dengan pusat perbelanjaan modern. “Di pasar tradisional di dominasi dengan produk-produk lokal, sehingga perlu diperhatikan,” terangnya.

Tambah Umar, di era globalisasi ini, persaingan pasar cukup tinggi sehingga perlu diperhatikan. Apalagi, sudah diatur dalam peraturan Kementerian Dalam Negeri nomor 20 tahun 2012 tentang Pengelolaan Dan Pemberdayaan Pasar Tradisonal. Karena pasar tradisional merupakan pilar penyangga ekonomi daerah. “Ke depan Pemerintah Provinsi Malut bakal mengundang masing-masing pemerintah kabupaten/Kota, untuk membicarakan perekonomian Malut mengatasi inflasi,” tandasnya.(mg-01/awy)

Sumber: http://poskomalut.com/2014/03/06/pasar-tradisional-penyangga-ekonomi-daerah/