BEKERJA DAN BERBAKTI UNTUK KEMAJUAN KTI

ANALISA PENERIMAAN DAN PENGELUARAN PUBLIK KABUPATEN TRENGGALEK TAHUN 2013

Laporan Analisis Penerimaan dan Pengeluaran Publik/ Public Expenditureand Revenue Analysis (PERA) ini diterbitkan melalui kerja sama BaKTI dengan pemerintah Australia melalui Program Australia Indonesia Partnership for Decentralisation (AIPD)

Summary: 

Pemerintah Australia mendukung usaha Pemerintah Indonesia untuk memperkuat implementasi kebijakan desentralisasi di Indonesia, terutama melalui Australia Indonesia Partnership for Decentralisation (AIPD). Program AIPD bertujuan untuk mendorong perbaikan layanan publik melalui pengelolaan keuangan daerah yang lebih baik.

Pada tahun 2013 Program AIPD bermitra dengan Bursa Kawasan Timur Indonesia (BaKTI) telah melakukan analisis penerimaan dan pengeluaran publik dalam bentuk laporan Public Expenditure and Revenue Analysis (PERA) di 20 kabupaten di Indonesia, termasuk Kabupaten Trenggalek, Provinsi Jawa Timur.

Analisis belanja dan pendapatan publik ini sangat relevan dan penting untuk dijadikan sebagai referensi dalam mendukung keberhasilan pembangunan di daerah, khususnya di Kabupaten Trenggalek. Berdasarkan analisis yang disajikan, kami mengapresiasi capaian yang sudah diraih Kabupaten Trenggalek di bidang pengelolaan keuangan, diantaranya dengan meraih opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) selama tiga tahun berturut-turut sejak tahun 2009 setelah sebelumnya memperoleh opini TMP (Tidak Memberikan Pendapat) pada tahun 2008. Hasil kajian ini juga menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Trenggalek perlu meningkatkan efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan di sektor pendidikan, memberi prioritas pada isu kesehatan ibu dan anak, memberikan perhatian yang lebih besar kepada buruh tani, dan meningkatkan keahlian Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang bekerja di luar negeri agar memiliki penghasilan yang lebih baik. Demikian juga, program pengurangan risiko bencana yang perlu terus ditingkatkan mengingat sebagian besar wilayah Kabupaten Trenggalek berada pada daerah yang rawan banjir dan tanah longsor.

Rating: 
No votes yet