BEKERJA DAN BERBAKTI UNTUK KEMAJUAN KTI

Tantangan Terberat pada Implementasi

Konferensi Terumbu Karang
Tantangan Terberat pada Implementasi

MANADO, KOMPAS — Kesepakatan regional dalam komunike Konferensi Terumbu Karang Dunia perlu langkah nyata oleh negara-negara peserta konferensi secara konsisten. Hal itu untuk menjamin kelangsungan ekosistem laut dan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Besok, Pusat Penelitian Laut Dalam Ambon Diresmikan

Besok, Pusat Penelitian Laut Dalam Ambon Diresmikan

    Written by  Heru Hendratmoko
    Mon,12 May 2014 | 13:43

KBR, Ambon - Perairan di kawasan timur Indonesia, khususnya Maluku dan sekitarnya merupakan bagian dari pusat keragaman hayati laut yang tertinggi di dunia. Kawasan ini didominasi oleh lautan yang luas dan dalam (jeluk). Sayangnya, selain pemanfaatan sumberdaya non-hayati yang tersimpan di dasar laut-laut jeluk belum maksimal, sumberdaya alam yang tersembunyi di bawah dasar laut tersebut juga masih belum tersentuh.

56 Persen Angkatan Kerja di NTB Hanya Tamatan SD

56 Persen Angkatan Kerja di NTB Hanya Tamatan SD

    Written by  zainudin Syafari
    Wed,14 May 2014 | 21:25

KBR68H,Mataram -Sebagian besar angkatan kerja di provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB)  hanya tamatan Sekolah Dasar (SD).

Jumlah angkatan kerja lulusan SD yaitu sebanyak 1,1 juta orang  lebih atau 56 persen. Dengan kondisi  ini maka cukup sulit mengarahkan daerah NTB masuk pada kategori sedang untuk lulusan angakatan kerja.

Penganggur di Kupang Dilatih Bikin Batako

Penganggur di Kupang Dilatih Bikin Batako

    Written by  Silver Sega
    Tue,13 May 2014 | 15:55

KBR, Kupang - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, melatih 30 pemuda penganggur di Kota Kupang membuat batako. (Baca: Jumlah Pengangguran di NTT Terus Bertambah)

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Kupang Yeri Padji Kana mengatakan, pelatihan ini untuk mengurangi pengangguran di Kota Kupang.

Penganggur di Kupang Dilatih Bikin Batako

Penganggur di Kupang Dilatih Bikin Batako

    Written by  Silver Sega
    Tue,13 May 2014 | 15:55

KBR, Kupang - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, melatih 30 pemuda penganggur di Kota Kupang membuat batako. (Baca: Jumlah Pengangguran di NTT Terus Bertambah)

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Kupang Yeri Padji Kana mengatakan, pelatihan ini untuk mengurangi pengangguran di Kota Kupang.

Pemprov NTT Tunggu Balasan Pemerintah Pusat

Pemprov NTT Tunggu Balasan Pemerintah Pusat

    Written by  Silver Sega
    Tue,06 May 2014 | 16:41

KBR, Kupang - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih menunggu persetujuan pemerintah pusat terkait rencana kerja sama tiga negara antara Indonesia (Kupang), Darwin (Australia) dan Dili (Timor Leste).

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) NTT, Bruno Kupok mengatakan, instansinya sudah meminta persetujuan dari pemerintah pusat. Namun belum ada balasan.

Di NTB, Angka Pengangguran Melonjak Hingga 3 Juta

Di NTB, Angka Pengangguran Melonjak Hingga 3 Juta

    Written by  Zainudin Syafari
    Mon,05 May 2014 | 18:23

KBR, Mataram - Jumlah pengangguran di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Februari 2014 bertambah sebanyak tiga ribu lebih jika dibanding tahun sebelumnya. (Baca: Jumlah Pengangguran di NTT Terus Bertambah)

Kasus KDRT Tinggi, Pemkot Kupang Kampanyekan UU KDRT

Kasus KDRT Tinggi, Pemkot Kupang Kampanyekan UU KDRT

    Written by  Silver Sega
    Fri,09 May 2014 | 10:07

KBR, Kupang - Pemerintah Kota Kupang menargetkan untuk mensosialisasikan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di 15 kelurahan di tahun 2014. Tahun lalu, Pemkot Kupang juga mensosialisasikan UU tersebut di 15 keluarahan yang lain.

Pejabat di Kantor Walikota Kupang Fransiska J.K Ikasasi mengatakan, sosialisasi dilakukan lantaran kasus KDRT di kota itu semakin meningkat.

Antisivasi MERS, Pemprov Sulbar Lakukan Surveilans Puskesmas

Antisivasi MERS, Pemprov Sulbar Lakukan Surveilans Puskesmas

    Written by  Sukriwandi
    Thu,08 May 2014 | 16:07

KBR, Polewali Mandar – Pejabat Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mengklaim daerahnya masih aman dari virus korona sindrom pernapasan Timur Tengah (MERS).

Menurut  Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat, Ahmad Azis, MERS belum masuk ke daerahnya. Hal ini diketahui dari hasil surveilans atau pendataan sistematis di semua Puskesmas di Sulbar.

Pages