BEKERJA DAN BERBAKTI UNTUK KEMAJUAN KTI

Menparekraf: Festival Bunga Internasional Tomohon Mainkan Peran Penting untuk Gaet Wisatawan

Oleh
KRISTIAN OKA PRASETYADI

Pemerintah menargetkan 1,4 miliar perjalanan wisata dalam negeri serta kedatangan setidaknya 8,5 juta wisatawan mancanegara sepanjang 2023. Acara, seperti Tomohon International Flower Festival, bisa berperan penting.

TOMOHON, KOMPAS — Pemerintah menargetkan 1,4 miliar perjalanan wisata dalam negeri serta kedatangan setidaknya 8,5 juta wisatawan mancanegara sepanjang 2023. Pencapaian target ini diupayakan dengan menggencarkan acara-acara berskala internasional, seperti Festival Bunga Internasional Tomohon.

Tomohon International Flower Festival (TIFF) resmi dimulai di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, pada Selasa (8/8/2023) sore, dengan pergelaran pesta rakyat yang diwarnai penampilan seni tari dan musik oleh masyarakat lokal. Festival bunga tersebut akan berlangsung lima hari hingga puncaknya pada Sabtu (12/8/2023) yang ditandai dengan parade kendaraan yang dihiasi bunga.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno yang hadir dalam acara pembukaan itu pun menyatakan apresiasinya terhadap pemerintah kota yang senantiasa menjaga komitmennya dengan menggelar festival tersebut setiap tahun. TIFF pun dimasukkan dalam daftar acara unggulan Kemenparekraf, yaitu 110 Karisma Event Nusantara.

”Karisma Event Nusantara sudah menetapkan TIFF sebagai event berkelas nasional dan siap gointernational sehingga TIFF 2023 kita harapkan menjadi lokomotif event Nusantara,” kata Sandiaga.

Sebelum menghadiri pembukaan, Sandiaga meninjau kegiatan dekorasi kendaraan hias (float) dengan bunga-bunga krisan yang ditanam petani Tomohon. Ada 27 float yang telah disiapkan panitia TIFF untuk parade. Setiap float dibangun dan dihias oleh 6-10 dekorator.

Sandiaga pun tak ragu untuk menyebut bunga sebagai salah satu keunggulan yang dapat menjadi alat pemasaran pariwisata di Tomohon. ”Dampak ekosistem bunga terhadap perekonomian Tomohon sangat besar, bisa membuka 300 lebih lapangan kerja secara langsung dan ribuan lapangan kerja tidak langsung,” katanya.

Hal itu dibenarkan Wali Kota Tomohon Caroll Senduk. Pemerintah kota membeli 300.000-400.000 bunga krisan (Chrysanthemum) dari 20-an petani bunga lokal melalui para dekorator. ”Semua cuma dari Tomohon, cuma dari petani-petani Tomohon,” katanya.

Hal ini sejalan dengan target pemerintah pusat untuk membuka 4,4 juta lapangan kerja di sektor pariwisata secara nasional pada 2023, meningkat dari 2,6 juta lapangan kerja pada 2022. TIFF pun ia yakini dapat turut berkontribusi terhadap pencapaian target tersebut.

Sandiaga pun berharap TIFF tahun ini bisa menggaet 300.000 wisatawan ke Tomohon, naik dari 232.000 pelancong pada 2022. Sebelumnya, rekor kunjungan ke Tomohon saat TIFF tercapai pada 2019 dengan 258.000 wisatawan.

Target yang optimistis ini selaras dengan keinginan pemerintah untuk mewujudkan 1,4 miliar perjalanan wisatawan Nusantara serta setidaknya 8,5 juta wisatawan mancanegara sepanjang 2023. ”Destinasi Superprioritas Likupang juga akan kita maksimalkan,” ujar Sandiaga.

Saya akan langsung gercep (gerak cepat) untuk menambah jumlah penerbangan, baik domestik maupun dari mancanegara.

Sementara itu, Gubernur Sulut Olly Dondokambey menyatakan, pihaknya berharap jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Sulut bisa sebanyak 100.000-an. Rekor terakhir, yaitu sebesar 129.607, tercapai pada 2019 berkat keberadaan rute penerbangan carter Lion Air dari Manado ke delapan kota di China.

Olly pun optimistis itu bisa tercapai jika frekuensi penerbangan internasional yang ada saat ini ditambah, kali ini sifatnya reguler alih-alih carter. ”Kalau kita lihat sekarang, Scoot Air sudah empat kali seminggu. Nanti China Southern Airlines jadi empat kali seminggu. Kalau itu terlaksana, kita akan mencapai target,” ujarnya.

Saat ini sudah mulai pulih beberapa penerbangan carter dari China, tetapi 75 persen penumpangnya adalah pekerja tambang yang akan melanjutkan perjalanan ke Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, atau Maluku Utara. Untuk itu, Olly meminta Kemenparekraf untuk meningkatkan frekuensi penerbangan.

Menanggapi hal ini, Sandiaga menyatakan dirinya setuju. Di samping itu, ia juga berjanji akan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan untuk menambah jumlah penerbangan domestik serta menekan tarif tiketnya.

”Saya akan langsung gercep (gerak cepat) untuk menambah jumlah penerbangan, baik domestik maupun dari mancanegara,” katanya.

Editor:
MOHAMAD FINAL DAENG

Sumber: https://www.kompas.id/baca/nusantara/2023/08/08/menparekraf-festival-bunga-internasional-tomohon-mainkan-peran-penting-untuk-gaet-wisatawan

Related-Area: